6 Aktivitas Larangan di Taman Nasional Komodo

 

https://www.tribunnews.com/regional/2022/08/08/kenaikan-tarif-masuk-taman-nasional-komodo-harus-diatur-dalam-perda-dan-sk-gubernur

 

Saat mengunjungi Taman Nasional Komodo yang merupakan sebuah kawasan konservasi, kamu harus bisa menjaga kelestarian alam di lokasi tersebut. Adanya kasus salah seorang wisatawan pada beberapa waktu silam, seperti dengan sengaja main petasan di Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo ini dapat menjadi pembelajaran bagi para Traveler yang ingin berkunjung, agar lebih patuh dan bijaksana terhadap lingkungan sekitar.

Para traveler yang ingin berkunjung harus banyak memiliki reminder seperti, mengetahui aktivitas wisata di taman nasional ini untuk diatur berdasarkan regulasi yang mengacu pada prinsip konservasi dan pendekatan ekologi alam. Maksudnya adalah, sebagai pengunjung kita harus tetap menjaga kelestarian alam tersebut.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina menjelaskan,”Berwisata di dalam kawasan Taman Nasional Komodo bukan merupakan wisata hura-hura, tetapi wisata untuk lebih menghargai alam dan edukasi keanekaragaman hayati yang ada, sehingga para wisatawan harus berperilaku dengan bijak.”

Berdasarkan Informasi yang ditemukan melalui edaran berita di sosial media, berikut beberapa larangan aktivitas yang harus di patuhi saat mengunjungi Taman Nasional Komod, Indonesia antara lain:

 

1. Menyalakan Api Unggun

Bagi traveler dan wisatawan siapa saja ketika berkunjung ke Taman Nasional Komodo ini, tidak diperbolehkan dan sangat dilarang untuk melakukan aktivitas pembakaran api unggun di sekitar area taman wisata tersebut termasuk seperti, pulau-pulau kecil bahkan pantai yang termasuk dalam kawasan tersebut. Tentu hal tersebut akan berpotensi pada api unggun yang dapat menimbulkan kebakaran di padang savana bahkan area lainnya.

 

2. Bermain Jetski

Kebanyakan wisatawan dan traveler yang akan berkunjung ke Taman Nasional Komodo berikut tidak mementingkan dan mencari tahu terlebih dahulu, larangan apa saja yang harus dipatuhi.

Bagi beberapa pengunjung yang gemar bermain jetski, seringkali tidak menghiraukan atau tidak mematuhi larangan tersebut agar tidak memainkannya di area tersebut.

Aktivitas bermain Jetski itu bisa membahayakan keselamatan biota-biota laut yang senang melintas di wilayah perairan tersebut.

 

3. Menyalakan Kembang Api

Traveler dan pengunjung yang ingin berwisata ke lokasi ini dilarang keras untuk tidak bermain kembang api, petasan dan sejenisnya. Pihak yang berwenang dalam penjagaan pelestarian wilayah tersebut tidak menerima alasan dalam bentuk apapun ketika para traveler meminta izin untuk mengadakan aksi kembang api. Karena, percikan-percikan kembang api dapat menimbulkan kebakaran savana dengan sangat cepat. Maka, jika pengunjung atau traveler yang tetap nekat untuk melakukannya akan dekenakan hukuman pidana.

 

4. Mengadakan Pesta Barbeque

Saat bertamasya atau berlibur ke destinasi wisata yang memiliki pemandangan alam yang luas dan hamparan laut yang terbentang indah, memang sangat seru jika dibarengi dengan pesta barbeque. Namun, di kawasan ini barbeque juga sangat dilarang, karena akan berpotensi dan dapat mengakibatkan kebakaran di padang savana kawasan Taman Nasional Komodo.

 

5. Merokok

Bagi pengunjung kawasan Taman Nasional Komodo dan sekitarnya, di larang keras untuk merokok. Baik di area jalur trekking, maupun jalur-jalur lainnya. Percikan api yang disebabkan oleh rokok dapat menimbulkan kebakaran di padang savana kawasan tersebut.

 

6. Camping / Berkemah

Pengunjung wisatawan juga dilarang untuk melakukan aktivitas kemah di seluruh area pulau kecil atau pantai-pantai yang berada dalam kawasan Taman Nasional Komodo ini. Termasuk pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni sekalipun.

 

Nah, itulah beberapa peraturan dan larangan yang wajib untuk kamu patuhi selama berada atau ingin mengunjungi destinasi wisata Taman Nasional Komodo tersebut. Jika ada wisatawan yang kedapatan terlibat dalam larangan yang telah disebutkan diatas, maka wisatawan tersebut dapat diancam dnegan hukuman pidana berdasarkan peraturan perundang-undangan sebagaimana yang berlaku. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!